Kasus Covid Terus Menurun, Blora Berharap Bisa ke Level 3




BLORA- Kasus covid -19 di Blora terus menurun, bahkan di Minggu (22/08/2021) hingga pukul 15.00 WIB, tambahan kasus baru hanya dua orang. Angka kesembuhan dalam sehari 15 orang. Untuk angka kematian pasien covid sebanyak 2 orang. 

 Untuk itu Bupati Blora, H. Arief Rohman berharap Blora yang sepekan ini masuk PPKM level 4 di Senin (23/08/2021) bisa kembali ke level 3.

‘’Semoga saja kita (Blora –red) bisa kembali ke level 3, syukur bisa ke level 2,’’ paparnya Minggu (22/08/2021). 

 Terpisah Plt Kepala Dinkes Blora, Edy Widayat ketika dikonfirmasi menyatakan untuk kasus covid terus turun, ‘’Alhamdulilah terus turun, pasien yang dirawat di rumah sakit hingga Minggu hanya 12 orang. Bahkan di RSUD Blora yang demikian besar dan banyak ruang isolasi nihil pasien,’’ jelasnya.

Meski demikian Edy Widayat yang juga Camat Todanan wanti-wanti kepada warga untuk tetap prokes. ‘’Jangan lengah, tetap prokes. Kami sendiri terus genjot vaksin ke warga di semua tataran,’’ imbuhnya.

 Berdasarakan monitoring data covid Kabupaten Blora, per Minggu (22/08/2021) pukul 15.00 WIB, tercatat tambahan kasus baru 2, penderita sembuh sebanyak 15 orang, orang positif covid dirawat di rumah sakit 12 orang, isolasi mandiri sejumlah 112 orang. Sementara itu angka kematian dua orang. 

Masih menurut Edy Widayat, dari target 715 dosis, hingga Sabtu (21/08/2021) sudah tercapai 126.558 (17,7 %) untuk dosis I, sementara untuk dosis II terealisasi 81.881 (11,4 %). Sedangkan untuk dosis III, yakni vaksin khusus untuk tenaga kesehatan (nakes) dari 3.667 target sudah terealisasi 735 dosis atau baru 20 % dari target yang ada. 

 Secara rinci untuk realisasi vaksin dari target yang ada, untuk kategori remaja dari target 79.294 dosis, sudah terealisasi 7.340 untuk dosis I,sedangkan untuk dosis II sebanyak 1.707 (2,2 %). Untuk kalangan umum dari target 467.420 dosis I tercapai 36.504 ( 7,8 %) dan dosis II terealisasi 18.196. 

Sementara itu untuk vaksin ibu hamil di Blora, lanjut Edy, dari target 4.069, sementara baru terelaisasi dosis I sebanyak 67 orang. ‘’Kami juga telah vaksin dosis I kepada disabilitas sebanyak 250 dosis,’’ pungkas Edy Widayat.(Ag)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel