Capaian Vaksinasi Dosis Satu Baru 16,7 Persen, Ini Usaha Yang Dilakukan Pemkab Blora

 

Plt Kepala Dinkes Blora, Edy Widayat, memberikan suntikan vaksinasi kepada masyarakat.


BLORA  - Plt Kepala Dinkes Blora, Edy Widayat, mengatakan capaian vaksinasi di wilayahnya baru  mencapai 16,7 persen untuk dosis satu dan 9,8 persen untuk dosis kedua. Sedangkan untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Blora mengalami penurunan.

“Untuk Vaksinasi mencapai 16,7 persen untuk dosis satu dan 9,8 persen untuk dosis kedua sedangkan pasien Covid turun terus dan untuk stok vaksin dosis kedua masih ada sekitar 20 ribu,” Ujar Edy Widayat , Sabtu (14/8/2021).

Sementara itu berdasarkan data monitoring Covid-19 di Kabupaten Blora hingga, Sabtu (14/8/2021) kemarin  pasien dirawat di rumah sakit 49 orang sedangkan yang melakukan isolasi mandiri 156 orang.

Meski sudah di Vaksin, Edy menghimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan sesuai dengan apa yang diajurkan oleh pemerintah. “meski sudah divaksin masyarakat harus tetap prokes, pakai masker, cuci tangan dan hindari kerumunan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati tampaknya harus meyakinkan masyarakat untuk dapat terbiasa hidup berdampingan dengan Covid-19. Hal itu disampaikan Tri Yuli saat memberikan sambutan kepada masyarakat di acara kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang bekerjasama dengan DPR RI komisi IX Edy Wuryanto di Blora.

"Kita harus bisa hidup sehat, dan jangan lupa sudah 18 bulan kita hidup dengan Covid-19, kita harus terbiasa hidup berdampingan dengan Covid," ucap Etik, sapaan akrabnya.

Tak hanya mengatakan seperti itu, Etik juga mengingatkan kepada masyarakat untuk sebisa mungkin membentengi diri agar terhindar dari penyebaran virus Corona.
 
"Tetapi kita juga harus membekali badan kita dengan keadaan yang sehat, salah satu diantaranya dengan vaksinasi, dan jangan lupa tetap protokol kesehatan, dan manut dengan aturan pemerintah," katanya. 

Pernyataan Etik tersebut bukan tanpa alasan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus corona. Salah satunya adalah meminta bantuan ke DPR RI untuk penambahan vaksinasi diwilayah Blora.

"Jadi ada jatah yang secara normatif diberikan ke dinas kesehatan, tapi saya dengan Pak Bupati memakai jalur-jalur kemitraan, bisa dari DPR RI, DPR Provinsi yang bisa mengusahakan untuk tambahan vaksin di kabupaten Blora," tambahnya. (Ag)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel