BUPATI MINTA MENKES TINGKATKAN KUOTA VAKSIN UNTUK BLORA



BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, pada Senin paagi (9/8/2021) meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi merdeka yang dilaksanakan di Kampung Semangat, Jl. Vyatra RW 02, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu.

Dalam pelaksanaan vaksinasi kerjasama ormas PETANESIA, dengan Polres Blora dan TNI ini, Bupati melihat antuas masyarakat sangat luar biasa hingga ada penolakan karena keterbatasan kuota. Sehingga pihaknya berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan bisa menambah kuota untuk Kabupaten Blora.

“Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa, bahkan tadi infonya sampai menolak peserta karena vaksinnya terbatas. Sehingga kita mohon agar nanti Pak Menteri Kesehatan dan Pak Gubernur bisa menambah kuota vaksin bagi Kabupaten Blora,” ucap Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini.

Menurutnya, untuk Blora sendiri dari 900 ribuan jumlah penduduk, target vaksinasinya akan menyasar sekitar 700 ribuan jiwa.

“Saat ini kurang lebih baru 20 persen yang tervaksin tahap pertama. Sehingga kami meminta agar kuota vaksin untuk Blora bisa terus ditambah. Kita siap melaksanakan serbuan vaksin kepada masyarakat. Apalagi ini tadi banyak remaja dan pemuda ikut vaksinasi,” tambah Bupati.

Sementara itu,  KH Cholidin Qosim selaku Ketua ormas PETANESIA Kabupaten Blora menyampaikan bahwa hari ini targetnya adalah 530 sasaran vaksinasi.

“Kita dibantu Polres Blora menargetkan 530 sasaran vaksinasi, hingga kunjungan Pak Bupati sudah dilakukan penyuntikan sampai 300 lebih, dan masih banyak yang antri. Ini merupakan kampong padat penduduk, sehingga antusiasnya luar biasa,” ujarnya.

Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP., mengucapkan terimakasih kepada Bupati, PETANESIA, TNI Polri yang sudah mengawal pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya.

“Antusias warga untuk mengikuti vaksinasi di daerah Cepu ini memang cukup tinggi. Kami berharap gerai-gerai vaksinasi bisa terus dibuka dan diinformasikan kepada masyarakat. Kalau bisa seperti harapan Pak Bupati tadi, semoga vaksinnya bisa ditambah agar semakin banyak yang tervaksin,” pinta Luluk.(Ag)



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel