Satu Warga Dinyatakan Positif, Dinkes Blora Langsung Lakukan Tindakan Swab Test

Dinas kesehatan dan petugas saat lakukan swab test kepada warga

BLORA  - Seorang warga di desa Sendnagharjo, Kecamatan Blora, Jawa Tengah, nekat pulang ke rumah untuk menggelar hajatan. 

Padahal dirinya dinyatakan terpapar covid 19, berdasarkan hasil PCR saat diadakan tracing oleh perusahaanya di Jakarta. 

Ia bernama Sugiharto, warga dukuh Kedawung, desa Sendagharjo. Oleh perusahaannya ia sempai isolasi di salah satu hotel di Jakarta pada 18 Mei lalu. 

"Tiga hari indra penciuman saya hilang. Pada 28 Mei saya diperbolehkan pulang ke Blora oleh petugas. namun sebelum pulang saya rapid Antigen dulu, dan hasilnya non reaktif. Saya terus pulang,"ungkapnya, Kamis (3/6/2021).

Sesampai di Blora, ia menggelar hajatan selapanan anaknya, dengan mengundang satu RT. 

Usai menggelar hajatan ia swab lagi di Puskesmas Medang, hasilnya diluar dugaan hasil PCR nya dinyatakan Positif. 

"Saya Swab mandiri di Puskesmas Medang, hasilnya positif. Tapi tubuh saya tidak ada gejala seperti waktu itu, "katanya. 

Milihat kejadian itu, tim gugus tugas Puskesmas medang bersama desa hari ini,  menggelar tracing swab ke sejumlah warga yang ikut hajatan tersebut. 

"Kita lakukan swab ya, karena ada satu warga yang kemarin menggelar hajatan, positif swab. Hari ini ada 10 warga yang menjalani Swab," jelas Puji Lestrari Bidan desa Sendangharjo koordinator Swab kepada media.

Ia berharap 40 warga yang kontak langsung saat hajatan selapanan itu,  bisa mengikuti Swab.

Sementara itu, Plt.Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat meminta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk terus melakukan penegakan protokol kesehatan (Prokes).  

"Kita minta Forkopimda, Forkopimcam untuk penegakan Prokes. Silahkan ada hiburan tapi taat dengan Prokes, kuncinya disitu," kata Edi. (Ag/Mg)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel