Blora Darurat Covid -19, 153 Warga Terpapar Dalam Dua Hari

Bupati Blora, Djoko Nugroho pimpin langsung rapat evaluasi penanganan Covid 19 bersama Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, MSi

"Blora mengalami kenaikan yang cukup mengkhawatirkan, dalam dua hari 153 warga terpapar Covid 19, Bupati terapkan jam malam untuk 3 Kecamatan terparah"

Peningkatan Kasus Covid

BLORA, INDES - Dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid 19 Tingkat Kabupaten Blora, Bupati Blora, Djoko Nugroho, didampingi Wakil Bupati, Arief Rohman, MSi menyampaikan peningkatan jumlah kasus Covid -19, terus terjadi di Kabupaten Blora. Dan meminta seluruh stake holder mengambil kebijakan untuk memberlakukan pembatasan waktu, untuk beraktifitas di malam hari dan penegakan disiplin protokol kesehatan. 

"Saya minta pembahasan Pilkada dihentikan, mari kita fokus menangani Covid, yang terus meningkat dengan memberlakukan pembatasan kegiatan warga, hingga pukul 22.00 WIB, terutama di tiga Kecamatan, yaitu Cepu, Blora dan Ngawen, dan seluruh stake holder untuk sosialisasi kepada masyarakat penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid 19" ujar Bupati Kokok.

Dalam dua hari terakhir terdapat tambahan 153 kasus baru. Plt Kadinkes Blora, Henny Indriyanti mengatakan, dengan adanya tambahan kasus ini jumlah warga yang terpapar Covid -19 hampir tembus 2.000 kasus. 

“Kami semua prihatin, dan memang benar kasus baru terus bermunculan, dua hari terakhir ini 153 warga positif covid-19,” kata Henny, Selasa (15/12). 

Hampir 2000 Terpapar

Dijelaskan Henny, data yang masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Blora pada Minggu (13/12) terdapat 55 orang terpapar covid-19, dan  Senin (14/12)  terdata 98 kasus baru. 

"Sehingga keseluruhan warga Blora terpapar virus corona sebanyak 1.987 orang," ungkapnya. 

Kabar gembiranya, kata Henny, dalam dua hari ini ada 141 pasien virus corona sembuh berdasar swab-lab. Pasien yang meninggal dua hari ini bertambah enam orang, sehingga  pasien meninggal positif virus corona sudah 92 orang.

Ditambahkannya pasien yang kini dirawat di rumah sakit umum (RSU)  tersebut ada 33 orang, dan 300 pasien menjalani isolasi mandiri.

Pemerintah Kabupaten terus menerus minta warganya waspada covid-19, dan mengingatkan agar tetap disiplin prokes dengan selalu pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun.

“Sudah tiga pekan berjalan kasus baru covid-19 terus bertambah, Pemkab berharap virus corona segera hilang, dan semua pasien yang masih dirawat dapat cepat sembuh,” pungkasnya. (PM)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel