WACANA RPH MODERN BLORA MENGEMUKA

 

WACANA RPH MODERN BLORA MENGEMUKA

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blora nomor urut 2, H. Arief Rohman, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST, MM, yang dikenal sebagai pasangan ARTYS terus keliling wilayah memanfaatkan masa kampanye untuk menyerap masukan dan usulan aspirasi masyarakat.

Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Sambang Desa, yang kali ini dilaksanakan di Desa Jiken, Kecamatan Jiken pada Sabtu (17/10) kemarin. Kumpul bersama di rumah Bapak Antok (tokoh setempat) sembari sarapan bareng dan berdiskusi dengan duduk lesehan.

Di depan Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati, beberapa warga menyampaikan usulannya untuk pembangunan Blora ke depan. Beberapa diantaranya pemerataan pembangunan infrastruktur, pembukaan lapangan kerja, permudah perizinan dan investasi, dan lainnya.

“Harapannya Blora kedepan bisa terjadi perubahan yang lebih baik lagi. Salah satunya pembangunan infrastruktur harus terus dilakukan, kemudian pembukaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. Permudah perizinan agar banyak investor masuk untuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkap Antok.


Potensi Ternak Sapi

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan adanya pembangunan rumah potong hewan (RPH) modern di Kabupaten Blora. Pasalnya Blora dikenal sebagai lumbung ternak sapi, namun rumah potong hewan yang ada sudah tidak layak. Mendengar usulan itu, Arief Rohman yang sedang asik mencicipi menu sarapan sambel terong, lantas memberikan responnya.

“Pembangunan infrastruktur memang akan menjadi prioritas kita kedepan. Sedangkan untuk membuka lapangan pekerjaan, memang harus banyak mendatangkan investor untuk membuka usaha di Blora. Segala perizinan harus dipermudah, benar-benar satu atap. Kita punya program Mall Pelayanan Publik, seluruh perizinan dan pelayanan mulai orang melahirkan hingga kematian akan jadi satu gedung untuk mempermudah masyarakat,” terang Arief Rohman.

“Orang mau menanamkan uangnya untuk membuka usaha dan lapangan kerja di Kabupaten Blora kok dipersulit. Jangan sampai hal ini terjadi,” tambahnya.


Setuju RPH Modern

Sedangkan untuk pembangunan RPH, pihaknya mengaku setuju dan akan mengupayakan adanya RPH modern di Kabupaten Blora.

“Betul, Blora ini gudangnya sapi. Populasinya terbesar di Jawa Tengah. Namun RPH nya sudah tidak layak. Kita punya teman Dekan Fakultas Peternakan UGM yang kebetulan asli Blora. Bisa kita rancang untuk kerjasama, semoga bisa mewujudkan RPH modern ini. Semangat Sesarengan mBangun BLora,” pungkasnya.

Dalam acara sambang desa itu, juga tampak hadir istri Arief Rohman, Aini, relawan ARTYS dan beberapa warga secara terbatas. Karena tidak memungkinkan menyelenggarakan tatap muka dengan jumlah besar guna mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemic Covid-19. (Tim/Med)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel