SEMPAT DIHINGGAPI CORONA, KINI DUKCAPIL BUKA LAGI

 

INDES-SOSIAL-SEMPAT DIHINGGAPI CORONA KINI DUKCAPIL BLORA BUKA LAGI

Blora, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Blora kembali membuka pelayanan fisik pengambilan dokumen  setelah beberapa hari tutup dan diseterilkan karena ada sejumlah pegawai setempat yang terpapar Covid-19.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Blora, Agus Listiyono membenarkan hal itu. Menurut dia, mulai Kamis (8/10/2020), pihaknya sudah kembali membuka pelayanan pengambilan dokumen administrasi kependudukan, bagi warga masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.    

“Hari ini kita buka kembali setelah beberapa hari tidak melayani pengambilan dokumen. Setiap warga yang akan mengambil dokumen harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat, seperti cuci tangan pakai sabun, cek suhu tubuh dan jaga jarak,” ungkapnya, di Blora, Kamis (8/10/2020). 


Tiga Hari Sterilisasi

Menurut Agus, sterilisasi dilakukan selama tiga hari mulai  Senin (5/10/2020) hingga Rabu (7/10/2020). Selama tiga hari itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan secara intensif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Meski demikian, sebelum itu kami tetap melakukan pelayanan secara online. Hanya saja pengambilan dokumen baru kita buka kembali mulai Kamis (8/10/2020). Itu pun dibatasi kuotanya,” terangnya.   

Seperti diketahui sebanyak 10 pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora terkonfirmasi positif virus Corona.

Ke-10 pegawai ini merupakan hasil tracking dari seorang pegawai di front office Dindukcapil yang terkonfirmasi Corona pekan lalu.


Positif 10 Pegawai

Dari tes massal gelombang pertama yang diikuti 40 pegawai, ada 10 pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ke-10 pegawai yang dinyatakan positif Corona itu menjalani tes swab pada Senin (28/9/2020).

Kemudian tes swab kembali digelar pada Sabtu (3/10/2020) dan Senin (5/10/2020), namun hasilnya belum keluar. 

"Hari ini hasil swab nya keluar. Bagi pegawai yang hasilnya belum keluar kami minta untuk melakukan isolasi mandiri," jelasnya.

Ia menyebut 10 pegawai yang terkonfirmasi Corona itu tidak menunjukkan gejala. Semua pegawainya itu menjalani isolasi mandiri.

Diinformasikan sebelumnya seorang pegawai front office Dindukcapil Kabupaten Blora terkonfirmasi positif Corona pada Senin (28/9/2020).

Imbasnya kantor Dindukcapil pun ditutup selama lebih kurang sepekan dan pelayanan dialihkan secara online.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Blora, Agus Listiyono mengatakan pegawai yang positif Corona itu bekerja di bagian penerima layanan. Diduga pegawai itu tertular dari keluarganya. (Rome)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel