KPU BLORA HALANGI PERS MASUKI RUANG "DEBAT PUBLIK" - PWI ANGKAT BICARA

INDES-POLITIK-KPU BLORA HALANGI PERS MASUKI RUANG DEBAT PUBLIK - PWI ANGKAT BICARA

BLORA, GATRA mengutip penjelasan Ketua KPU Blora Khamdun, "Untuk peserta memang kita batasi. Hanya Paslon dan ketua parpol dan ketua timses. Ditambah komisioner yang kita ijinkan masuk. Untuk media juga kita tidak ijinkan masuk. Nanti bisa menunggu diluar gedung." 

Debat terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Blora digelar di hotel Arra Cepu, Rabu (25/11).Debat digelar sesuai protokol kesehatan dengan melakukan pembatasan peserta. 

Termasuk sejumlah awak media, yang juga dilarang untuk mengikuti jalannya debat secara langsung. 

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora hanya mengijinkan media untuk menunggu di luar gedung sambil mengikuti melalui live streaming melalui hanphone. Ini dilakukan karena KPU tidak memberikan fasilitas berupa layar besar di luar gedung. 

"Kalau kita pasang layar besar, nanti justru malah kerumunan. Jadi yang ingin mengikuti jalannya debat bisa live streaming di tempat masing-masing," kata Ketua KPU Blora, M  Khamdun di lokasi debat. 

Tidak adanya fasilitasi media dalam mengikuti jalannya debat ini disayangkan ketua PWI Blora, Wahono. Wahono mengatakan, semestinya media tetap diberi fasilitas untuk bisa mengikuti jalannya debat. Apalagi selain tidak bisa masuk ke dalam lokasi debat, KPU juga tidak memfasilitasi layar besar bagi media yang meliput di lokasi. 

"Kalau alasannya agar tidak kerumunan. Ya jangan  Gebyah Uyah (pukul rata-red) begitu. KPU Harus bisa membedakan mana wartawan kompeten sama tidak. Sehingga mereka (wartawan) yang memang kompeten secara kompetensi tetap bisa mengikuti debat secara langsung. Jangan seperti ini. Ini berarti KPU belum paham wartawan kompeten dan tidak kompeten," ujarnya. 

Meski disiarkan melalui live streaming YouTube. Namun sejumlah media yang mencoba hendak menyaksikan juga terkendala susahnya signal di lokasi. 

"Ini signal putus-putus. Jadi gak jelas yang disampaikan. Padahal sudah jauh kesini untuk meliput kegiatan, justru malah disuruh nunggu diluar," ucap Ghozali salah satu wartawan  media cetak di Jawa tengah. 

Debat sendiri berlangsung mulai pukul 10.00 wib sampai 12.00 wib. Debat diikuti tiga Paslon, yakni Paslon nomor urut 1, Dwi Astutiningsih- Riza Yudha, Paslon nomor urut 2, Arif Rohman- Tri Yuli Setyowati dan nomor urut 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto. Ketiganya hanya didampingi para ketua partai pendukung dan ketua tim pemenangan. (*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel